INILAHCOM, London - Segalanya terlihat indah bagi pelatih Aston Villa, Tim Sherwood, setelah timnya merebut tiket final Piala FA dengan menyingkirkan Liverpool. Segala kontroversi pun ditanggapinya dengan kelakar.
Villa berhasil mengalahkan Liverpool 2-1 pada semifinal Piala FA di Wembley, Minggu malam (19/4/15). The Villans sempat tertinggal lewat gol Philippe Coutinho, namun membalikkan keadaan berkat gol Christian Benteke dan Fabian Delph.
Penyerang Liverpool, Mario Balotelli, sempat mengoyak jala Villa di akhir laga untuk menyamakan kedudukan namun wasit menganulirnya karena menilai Balotelli dalam posisi offside. Tayangan ulang menunjukkan bahwa Super Mario sebenarnya berada dalam posisi onside.
“Kami merampok mereka,” ujar Sherwood sambil tersenyum saat ditanya tanggapannya soal gol Balotelli.
“Saya akan mendapat tanggapan yang bagus dari para fan Arsenal,” ia menambahkan.
Dalam laga itu, Sherwood memuji pemainnya Jack Grealish. Gelandang berusia 19 tahun itu terlibat dalam proses terciptanya masing-masing gol The Villans.
“Dia bisa ada di atas sana bersama pemain-pemain terbaik. Bola adalah kawan baiknya,” kata pelatih berusia 46 tahun itu.
Grealish adalah pemain asli binaan Aston Villa. Sherwood menilainya sebagai calon ikon di Villa Park.
“Luar dalam dia adalah Aston Villa. Dia tinggal hanya beberapa mil dari tempat latihan. Dia hanya ingin bermain untuk Aston Villa dan saya ingin memberikannya tempat untuk itu karena dia berhak,” Sherwood menegaskan.
Villa akan menghadapi Arsenal pada final Piala FA di Wembley, 30 Mei mendatang.
Sumber: BBC

0 komentar:
Posting Komentar